Manfat Daun Pepaya bagi Kesehatan Tubuh

Pepaya merupakan salah satu tanaman buah tropis yang tentunya banyak dibudidayakan di Indonesia. Selain memiliki buah yang lezat, manfaat daun pepaya bagi kesehatan tubuh tidak dapat diragukan lagi. Hampir seluruh bagian tanaman pepaya berdasarkan penelitian dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, mulai dari akar, batang, daun, sampai dengan buah pepaya.

Pepaya merupakan salah satu tanaman jenis monokotil atau tanaman dengan biji berkeping satu. Tanaman pepaya dapat mencapai tinggi hingga 5 meter dan menghasilkan banyak buah. Pepaya memiliki batang tanaman yang lurus dan umumnya tidak bercabang dengan tipe batang basah. Daun pepaya memiliki tangkai yang panjang dan berongga. Pertulangan daunnya menjari, mencirikan tanaman jenis monokotil. Batangnya juga tidak memiliki kambium, sehingga tidak keras dan kokoh sebagaimana batang yang berkayu.

Manfat Daun Pepaya bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Daun Pepaya: Kandungan Vitamin

Di balik buahnya yang berdaging, manis, dengan warna oranye yang menggiurkan, manfaat daun pepaya yang lain adalah untukĀ  menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Kandungan berbagai senyawa dalam daun pepaya dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya adalah kalsium, vitamin B, A, C, D, dan E. Kandungan senyawa tersebut dapat membantu menjaga kesehatan kardiovaskuler dan menjadi antioksidan dalam menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita.

Masyarakat Indonesia sendiri telah banyak memanfaatkan daun pepaya sebagai sayuran pendamping makan. Daun pepaya diolah dengan teknik khsusus sehingga tidak akan menimbulkan rasa pahit yang berlebih, kemudian digunakan sebagai lalapan dengan sambal atau sayur lombok hijau.

Berbagai Manfaat Daun Pepaya bagi Kesehatan Tubuh

Berikut beberapa manfaat daun pepaya bagi kesehatan tubuh kita:

  1. Dapat berperan sebagai anti kanker. Berdasarkan penelitian yang diperoleh dari jurnal Ethnopharmacology, daun pepaya yang dibuat jus mengandung enzim tertentu yang bersifat anti kanker terhadap berbagai sel tumor seperti pada kanker payudara, kanker serviks, kanker hati, kanker pankreas dan kanker paru-paru tanpa menyebabkan keracunan bagi sel-sel tubuh yang normal. Dari penelitian ini, ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai terapi dalam penyembuhan kanker di berbagai belahan dunia. Enzim yang terkandung dalam ekstrak daun pepaya dapat membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan patogen-patogen dalam tubuh.
  2. Menghambat pertumbuhan bakteri patogen dalam tubuh. Jus atau ekstrak daun pepaya juga mengandung senyawa aktif yang disebut dengan karpain. Senyawa ini dapat berperan dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti jamur, bakteri, cacing, dan sel-sel kanker. Zat tannin yang terkandung dalam ekstrak daun pepaya juga berperan dalam melindungi usus dari serangan cacing parasit.
  3. Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Khasiat lain yang bisa diperoleh dari daun pepaya adalah dapat membantu tubuh dalam melawan infeksi virus. Kandungan senyawa dalam ekstrak daun pepaya dapat membantu tubuh dalam meregenerasi sel darah putih dan trombosit.
  4. Membantu melancarkan pencernaan. Daun pepaya juga mengandung enzim papain yang dapat membantu melancarkan proses pencernaan protein dan berperan dalam mengobati gangguan pencernaan. Dengan mengonsumsi rebusan daun pepaya, dapat mengurangi rasa mual serta meningkatkan nafsu makan.
  5. Membantu tubuh meningkatkan trombosit. Daun pepaya dapat berperan dalam membantu tubuh meningkatkan jumlah trombosit dalam darah. Berdasarkan berbagai penelitian, kandungan senyawa dalam daun pepaya dapat membantu produksi trombosit dalam tubuh secara cepat dan efektif. Dari khasiat daun pepaya ini, mengonsumsi daun pepaya akan sangat baik bagi orang yang sedang kekurangan vitamin, tengah menjalani kemoterapi, serta demam berdarah.

Manfaat daun pepaya bagi kesehatan tubuh sangat luar biasa. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan tubuh serta mengatasi berbagai penyakit, dapat dilakukan dengan cara sederhana, yakni memanfaatkan daun pepaya.

Reply